Bosan Jadi Pegawai
Anda tentu tahu dong salah satu program televisi baru yang diusung oleh salah satu stasiun televisi swasta indonesia. Yapz… Bosan Jadi Pegawai merupakan salah satu program terbaru TransTV.
Ga ada maksud promosiin produk mereka kok. Saya aja gak dibayar ama TransTV. Saya hanya terkesan saja saat mendegar judul program ini. Terkesan ngejek pegawai (negeri sipil) banget.
Bosan Jadi Pegawai
Pertama kali mendengar istilah ini, yang terlintas di benak saya adalah kondisi seseorang yang ketika menjadi pegawai, dia tidak mendapatkan apa yang ingin dia dapatkan. Makanya muncul rasa bosan, lebih tepatnya lagi, bosan jadi pegawai.
Disaat rasa bosan muncul, rasa ingin mencoba sesuatu yang baru otomatis akan hadir. Hadir menghampiri hati kita semua. Saya yakin, Andapun setuju kalau semua orang yang merasa bosan tentunya akan mencari sesuatu hal yang baru yang dapat membuat rasa bosan itu hilang, atau tergantikan. *hayoo.. ngaku aja*.
Hal baru yang dimaksud bisa bermacam-macam. Tergantung kepribadian orangnya. Jika dia berkepribadian negatif, maka dia akan melakukan hal-hal negatif. Seperti pergi ke tempat prostitusi, dan sebagainya.
Namun bila rasa bosan itu menghampiri orang-orang yang berkepribadian positif, maka orang itu akan melakukan hal-hal yang positif, kreatif, dan bermanfaat. Misalnya dengan berwirausaha, membuat kerajinan tangan, dan sebagainya.
Buat Anda yang sudah menjadi pegawai negeri sipil, barangkali pengalihan dari bosannya menjadi pegawai negeri sipil bisa dengan berwirausaha (bahasa gaulnya: menjadi enterpreneur), sebagaimana contoh dalam acara Bosan Jadi Pegawai. Berwirausaha bisa menjadi alternatif terbaik selain bekerja sebagai pegawai.
Namun ya… masyarakat indonesia cenderung masih memprioritaskan profesinya sebagai pegawai. Saya pribadi pernah bertengkar dengan abang kandung saya. Beliau menasehatkan saya begini:
rajin-rajin kuliah, biar dapet nilai ijazah bagus, nanti kalau ada test CPNS bisa lulus. biar bisa jadi pegawai.
Sungguh, sama sekali bukan bermaksud meremehkan profesi pegawai atau nasehat abang saya, namun entah mengapa saya masih lebih ‘berberat hati’ memilih pendapat saya sebagai wirausahawan daripada pegawai.
Ini bukan berarti menjadi pegawai itu merupakan hal yang buruk, bukan. Bukan pula berarti saya tidak akan pernah ikut CPNS dan menjadi pegawai.
Tapi hanya sekedar sharing aja nih, menjadi pegawai itu …. apa ya… hm… susah juga ya ngomongnya…
ah… gak enak deh kalo saya tulis di blog ini… cukup dalam hati aja deh…
image credit:
http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/mfl/lowres/mfln480l.jpg
No comments yet.